Pages

Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Review #29 Pixy Lipcream, Lipcream 30 ribuan.

Wednesday, 1 March 2017


Another local brand matte lipcream review is coming, yuhuuuu...
I'm so excited to review this product, first because it's a local product and I'm so proud of this. Second, soooo many beauty vlogger in youtube have reviewed them and feel satisfied as well. Third, the color and the packaging really stole my heart. 
So, I'm proudly present....*drums roll* Pixy Lipcream.....
Sedari awal naksir warna Chic Rose karena cantik banget, another mauve nude color gitu. Sayang selalu sold out, saking ngga tahannya akhirnya beli dulu yang ready yaitu Party Red to feel the texture dulu deh. Ternyata cukup oke, makanya pas next time ke counter pixy lagi dan ternyata chic rosenya ada, langsung capcus beli.

Product : Pixy Lipcream
Claims: Lip cream dengan tekstur yang lembut dan hasil matte yang tahan lama. Soft base formulanya memberikan rasa ringan dan tidak berat di bibir. (source: pixy.co.id)
Price: Rp36.700
Where to buy: Pixy Counter, Online store. I'm not sure drugstore sell this brand, but you can check it out by your own. 
Shade: Chic Rose, Party Red, Clasic Red, Edgy Plum, Bold Maroon, Fun Fuchia

Packaging (9/10)
I love the combination of pink and black, karena kontrasnya jadi bikin cantik banget. Botolnya panjang dan ramping seperti umumnya lipcream, isinya 4 gram. Bagian tutupnya warna pink, bagian tengahnya warna hitam dengan ornament putih disertai tulisan nama productnya. Shade lipsticknya keliatan sedikit di 'jendela' di pantat lipsticknya. As always di bagian bawah ada nomer dan nama shade.






Applicator (8.5/10)
Standard applicator, dengan ujung yang agak pipih, bisa menjangkau ke ujung-ujung bibir. Personally, agak sedikit terlalu panjang buat aku karena aku prefer applicator yang pendek yang gampang ngehandlenya. 



Texture, Pigmentation, Color (9/10)
Teksturnya lebih ke liquid instead of cream, tapi kalau aku sih lebih suka karena ngga bakalan ngegumpal dan enak buat di touch up. Pigmentation super oke, especially for the bold one which is party red. 
Chic Rose itu warna nude pink dengan purple hint. Awalnya aku kira bakalan brown-pink nude gitu, tapi ternyata bukan. Warnanya cukup opaque juga, walau ngga se-opaque yang bold. Harus beberapa layer untuk mengcover pinggiran bibir yang gelap like mine, but it doesnt matter since it liquidy gitu jadi ngga ngegumpal dan ngga patchy juga. Sayangnya di bibir aku warna ini agak kering dan produknya nyelip di garis bibir jadi finishnya ngga bisa super smooth.
Party Red, true red with no other color hint I guess. Super opaque, sekali oles bakalan langsung bisa cover seluruh bibir. Finishnya juga lebih smooth dibanding chic rose, ngga nyempil-nyempil di garis bibir. Walau warna super gonjreng gini, ngga pernah sama sekali kena gigi, mungkin karena teksturnya yang cair kali ya. 
Kedua warna butuh waktu mungkin sekitar 60 detik biar bisa ngeset jadi matte.




Performance (8/10)
To be honest aku sekarang ini jarang banget make Party Redoang tanpa dicampur yang lain buat keluar rumah. Maka aku cuma bisa ngasi penilaian performance buat Chic Rose. 
Bisa bertahan sampai 6 jam kalau ngga makan yang minyak-minyak. Kalau makan, akan fading dibagian tengahnya dulu dan masih nyisa warna di bibir. Sedikit transfer ke sedotan tapi ngga lebay banget. 


Party Red

Chic Rose
Price (9/10)
Affordable price of course! Buat warna se-opaque ini pasti bakalan jadi hemat dong dalam pemakaiannya jadi sebotol ini akan awet banget.

I guess it's the end of the review. I hope you guys like it and it can help you as well.
Thankyou so much for reading. I'll see you guys in my next post ^^

Review #28 Perfect Moisturizer with High SPF, Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50


Hi! Welcome back to my blog. Kali ini review new kind of product lagi which is moisturizer!
Very excited sih, soalnya selama ini ngga pernah sama sekali nyobain moisturizer yang banyak diomongin orang-orang since aku udah pake moistuizer dari dokter. Sekalinya nyoba pelembab yang berupa aloe vera gel aja langsung bruntusan, so sedikit trauma mau nyoba lagi -_-
Tapi karena satu dan lain hal, aku butuh sunblock yang mengandung spf cukup tinggi, banyak yang rekomenin moizturizer ini yang punya spf sampe 50 dan PA+++. Setelah aku beli, aku baru baca artikel yang jelasin kalau kadar spf yang lebih tinggi di sunblock itu ngga ngasih perlindungan yang terlalu jauh dibanding kadar SPF rata-rata yaitu 20-30. Selain itu, sunblock dengan SPF diatas 30 biasanya hanya dianjurkan untuk orang dengan kondisi kulit khusus yang super gampang kebakar gitu atau yang punya keturunan kanker atau penyakit kulit lain, which fortunately I'm not. Namun, pas dicoba dan dibaca lagi ingredientsnya, ternyata bahannya bagus dan punya banyak manfaat buat kulit. So, ngga jadi nyesel beli ini. 

Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PAAA+
Claims: Melembabkan kulit secara optimal. Improved Hyaluronic Acid&Collagen membantu melembutkan, melembabkan dan mempertahankan elastisitas kulit. Vitamin B5&E memberikan nutrisi kulit sehingga kulit tetap sehat&lembut. Lembut&tidak lengket dikulit. Cocok untuk semua jenis kulit dan dapat digunakan sebagai dasar makeup. (Source: tulisan di bagian belakang botolnya, lol)
Price: Rp47500 for 40ml
Where to buy: Hypermart where I bought it. Mungkin drugstore lainnya ada, tapi rada jarang liat sih. 

Packaging (9/10)
Packagingnya seperti botol pada umumnya karena emang ini isinya cair banget. Tapi bagian ujungnya dibikin mengerucut gini jadi bikin kita ngga bakalan kebanyakan saat ngeluarin produk, what make me give 9 out of 10 for it's packaging. Bentuknya juga ramping dan ngga makan banyak space. Bagian depan ada nama produknya dan bagian belakang ada keterangan isinya which I have wrote it in claims section, jumlah produk dan nama pabriknya yaitu Rohto, sama kaya tetes mata itu loh. Sedangkan dikardusnya semua dijelasin dengan lebih detail lagi, mulai dari ingredients, cara pakai, kandungan apa aja dan manfaatnya, etc. Ada tanggal kadaluarsa dan No.POM-nya juga, jadi insya Allah aman!







Texture (9/10)
I have to agree with their claim as well, yang ngga lengket dan cepet meresap since it's water based one. Pemakaiannya harus dikocok dulu dan beneran teksturnya seencer itu, kaya air, warna putih susu sebagaimana layaknya sunblock lain. Pas diaplikasiin juga enak dan ngga butuh nunggu lama buat jadi meresap dan ngga lengket sama sekali. 




Performance (9/10)
Pertama, it fits my skin as well. Kulitku super sensitive recently jadinya kalo nyobain pake produk baru selalu was-was karena sering jadi iritasi,, but this one not. Mungkin karena kandungannya yang bagus dan water based pula jadinya ringan banget ke muka dan sama sekali ngga bikin iritasi. 
Kedua, as we know kalau semakin tinggi tingkat SPF di sunblock biasanya bakalan bikin muka kaya kilang minyak alias oily banget, kalau di foto bakal super flashback yang annoying banget. Aku make produk merk lain yang berSPF 30 aja udah oily banget, padahal kulitku sekarang cenderung kering. Tapi this one is so amaziiiiing! Pas pertama pake ini udah siap muka bakalan kaya kilang minyak dan siap blotting papper super banyak, buuuuut ternyata even SPFnya 50 tapi dia sama sekali ngga bikin oily. Parah sih ini bagus banget. Pas diset pake pressed powder (for daily make-up, I never wear any complexion like foundie, bb cream, etc. Just skin care and set by the pressed or loose powder) bisa tetep matte dan saat aku keringetan tapi terus keringet aku kering dia tetep balik matte lagi ngga jadi oily. OMG I love this product so baaaaaaddddddd!!!
dont know, it will improve my skin or not, I'll keep you guys updated. Tapi dua hal diatas udah mencuri hatiku banget sih so far, apalagi kalau ternyata it can improve my skin too, fixed bakalan repurchase!
Ketiga, ini bisa sekalian buat sunblock badan. Yang mau travelling, cukup bawa ini aja buat sunblock from top to toe. Ngga bakalan lengket kaya another sunblock badan lainnya pastinya.

Price (8.5/10)
It's affordable since it's less than Rp50.000. I know some local brand have cheaper sunblock, but it only offer less SPF content and not attached with some subtance that will improve your skin. Belum tau juga ini bakalan abis berapa lama, tapi pake sedikit juga udah terasa mengcover wajah banget.

I think that's all. I do apologize for excitement overload haha. I always feel happy to find out new skincare that fit my skin well. 
Please feel free to hit my comment box down below with your 'hi' or question. I will so happy to read and reply them.
Thankyou for reading my post till the end, I'll see you in my next post. Bye...

Review #27 Perfect Nude Lipcream. Wardah Lipcream Oh So Nude

Tuesday, 28 February 2017

Welcome back girls to my blog...
Lagi rajin dan niat buat ngeblog, so mau puas-puasin nulis since masih banyak produk yang pengen banget aku share tapi terhalang kemalasan haha!
Not a new product karena aku udah pernah review tentang brandan jenis produk ini which is Wardah Exclusive Matte Lipcream. Kenapa aku bikin separated post padahal cuma beda shade doang? Karena shade ini termasuk rangkaian warna baru yang dilaunch beberapa lama setelah rangkaian yang pertama, yang membuat packagingnya sedikit berubah. Selain packaging aku juga merasakan improved formula di shade ini dibanding yang dulu (Wardah Exclusive Lipcream Shade Pink Me). Selain itu lagi, jeda antara aku beli yang pink me dengan yang ini lumayan lama jadi agak aneh kalau aku edit yang lama.
Jadi di post ini aku cuma bakal bahas perbedaannya aja, yang lainnya yang ngga aku review mean they have same things with the previous one, let's get begiiiin! ^^

* I wont write about product, claims, price, where to buy because it's exactly same with the previous one so you can kindly check my post about Pink Me shade which the link I have attach above *

Packaging (8/10)
Bedanya cuma sedikit sih, kardusnya dulu warna silver gitu sekarang sesuai dengan warna shade lipcreamnya. Sama kaya kardus yang intense matte lipstick. Karena ini warnanya brownie nude dengan sedikit hint pink, makanya warna kardusnya juga sama.


Performance (8.5/10)
Menurut aku formulanya jadi lebih baik karena even ini nude tapi opaque banget, kaya sekali dua kali oles udah langsung bisa cover bibir dan ngga patchy sama sekali kaya yang sebelumnya. Performancenya juga lebih lama, bener-bener awet seharian dan ngga terlalu fading walau makan yang berminyak-minyak. Kissproof juga. Sayangnya, untuk kekeringan di bibir kayaknya ini sama aja dengan sebelumnya. Masih masuk ke garis-garis bibir juga. Selain itu untuk warna ini aku merasa warnanya kaya oxidize gitu, tapi bukan jadi warna yang lebih gelap, tapi jadi warna yang terang. Pas awal make dan belum set warnanya coklat sedikit ada hint orange tapi pas udah kering dan set warnanya jadi lebih muda dan pucet.
Ini warna the best buat bikin ombre lips!




I think that's all. Akhirnya bisa ngepost ini haha. Short post with a long journey to fight my lazyness haha :((((
Thankyou girls for reading my blog, please just feel free to hit my comment box with your words. I will be so glad to read and reply them...

Review #26 Lipstik Coklat? Emina Creammate Chocolava


Welcome back to my lips product review post, girls! I always excited to review every kind of lip product, so how about you? Are you feel the same?
Sedikit telat kayaknya nulis tentang lipcream ini karena udah booming sejak berbulan-bulan lalu. Kenapa baru sekarang? Karena lagi jarang ke mall yang available Emina dan males beli online kalau buat produk lokal. Without futher due, let’s jump to the review.

Product: Emina Creamatte
Claims: Amazing and irresistible lipcream with intense matte finish that will make you clingi!
Shade : Flamingo, Tumbleweed, Chocolava, Jellybean, Frostbite, Mauvelous, Fuzzy Wuzzy
Price: Rp45.000
Where to buy: Emina Counter, Watson, Guardian, Sociolla, dll.
I bought mine in Watson Plaza Semanggi, shade ini termasuk salah satu yang langka dan jadi favorit banyak beauty vlogger karena warnanya unik (the reason why I bought this shade too). Disana masih banyak banget stock Chocolava, you can go there if wanna buy one. Sayangnya shade disana ngga lengkap, Cuma ada frostbite dan jelly bean selain chocolava.

Packaging (8/10)
Kardusnya sih cute banget paraaaaah! Di sisi kardusnya dikasi gambar sesuai dengan nama shadenya. Karena ini chocolava makanya gambarnya chocolate ice cream, chocolate bar dan konco-konconya. Begitu juga dengan flamingo, ada flamingo nangkring di sisi kardusnya, jelly bean dengan jelly-jelly di kardus and so on. Sayang sekali pas dibuka, botol lipcreamnya simple banget cenderung polos, huhu. Cuma ada tulisan Emina dan Creamatte di masing-masing sisinya. Kalau botolnya juga bermotif maybe I’ll give 10/10 loh, walau emang sih bakal too cute for adult, haha! Tapi siapa yang bakal nyimpen boxnya if all you need is the lipcream?
Packagingnya lebih pendek dan ramping dibanding sama lipcream pada umumnya. Enak banget dibawa travelling.



Applicator (8.5/10)
Apikatornya cenderung lurus dan Cuma ada sedikit pipih ujungnya. Tapi karena botolnya yang lebih kecil, maka aplikatornya jadi lebih pendek juga. Personally, aku lebih suka aplikator pendek karena lebih mudah ngontrol pemakaiannya.



Pigmentation and  Colour(9/10)
I don’t know for the whole shades, tapi kalo this chocolava is super opaque! Sekali swatch langsung cover warna bibir walau warnanya bisa dibilang nude. Konsistensinya creamy banget, cenderung liquid gitu, which is I like it so much karena ngga akan mudah ngegumpal.
Warna yang aku pilih ini unik banget, jarang banget brand lain yang punya lip product dengan warna ini. Warnanya coklat tua dengan sedikit greyish hint. Bukan daily color sih to be honest, tapi bakal bagus banget buat campuran. Atau bisa buat night look yang grunge atau glam.






Performance (7.5/10)
Ketahanan cukup awet, bisa sampai 4-5 jam kalau anteng ngga makan secara bar-bar. Sedikit kering, tapi ngga sampai nyengkerem bibir. Sayangnya produknya masuk ke garis bibir banget jadi bikin bibir keliatan super kering kerontang gitu. Personally, aku ngga suka dengan matte lip product yang finishnya kurang soft gitu, jadi bibirnya keliatan kurang enak dipandang aja huhu.
Price (9/10)
Untuk harga yang ngga sampe 50 ribu, cukup affordable, tentu saja karena ini local brand, yeay

So I guess that is it. Thankyou so much for visiting my blog and read my post till the end. Just feel free to hit my comment box with whatever you want, guys, I’ll be so happy to read and reply it.

See you in my next post. Bye

Review #25 Garnier Micellar Water. Bersihin make-up pake air doang?

Saturday, 25 February 2017



Hi, welcome back to my blog
Kali ini mau review skincare lagi, selain my routine skincare yang dari dr. Lewie, which is Garnier Micellar Cleansing Water. Personally, it’s my very first time nyobain micellar water, setelah beberapa merk lain release tapi belum sreg buat beli, sampai akhirnya termakan rayuan mbak-mbak Garnier di Guardian waktu itu, haha. But I’m not regret it anyway, bahkan kalo abis pasti sih bakal repurchase lagi!

Product : Garnier Skin Naturals Micellar Cleansing Water
Claims : Membersihkan dan menghapus make up dalam 1 kali usap, teksturnya seperti air, diperkaya dengan micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata,bibir seperti magnet. Tidak perlu diusap keras untuk menghilangkan kotoran dan makeup. Formula yang tidak lengket, tidak berminyak dan tanpa parfum, cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif
Garnier ngeluarin 4 varian micellar water, tapi setau aku baru 2 yang masuk ke Indonesia, yang pink for all skin type dan biru for oily and acne skin.
Price : Rp36000 for 125ml
Where to buy : Guardian, Watson, Carrefour, Lazada, dll.

Packaging (8/10)
Packagingnya botol biasa, simple seperti botol make up pada umumnya. Transparan dengan tutup warna pink. Bagian depan ada nama productnya, sedikit claims dan jumlah productnya. Bagian belakang ada definisi products, claims lengkap, dan ingredientsnya.




Performance (8.5/10)
Cukup amazed sih sama product ini sebenernya, karena bisa ngangkat make-up even the waterproof one tapi tanpa ninggalin sticky sama sekali kaya kalo pake yang oil based. Walau menurutku harus beberapa kali usap, ngga sekali usap as their claims. Untuk foundie, bedak, alis, eyeshadow, eyeliner, maskara, powder blush, it works perfectly. Rasanya juga ringan banget, ngga ada lengket sama sekali. Praktis karena bisa for the whole face. Personally I never put oil based make-up remover to my whole face, karena pasti bakalan berminyak dan lengket banget. Yang paling menyenangkan adalah.. kulitku sama sekali ngga iritasi pake ini! Yeay for you who have sensitive skin like mine, mungkin bakalan cocok juga. As their claims, it fits to every skin type, and yes it completely is!
Sayangnya untuk cream blush, ini harus digosok agak keras biar bisa ilang. Begitu juga dengan lipcream, harus agak digosok effortly biar beneran ilang.
Setelah make ini, kalau dibilas sih masih berasa ngebilas muka kalau abis pake krim gitu, jadi kaya ada sesuatu yang luruh barengan sama airnya dan sedikit berbusa gitu.

Sekarang, garnier micellar water ini andalan aku buat ngebersihin muka setiap abis bermake-up, bersama dengan Ovale Cleansing Gel, they both become deadly duo to clean up my skin.



So, this is the end of my review. I hope you like it and help you as well. Thanks for visiting my blog and read my post till the end.
I will be so happy if you feel free to hit my comment box down below with whatever you want!

Disclaimer : this whole article is my completely honest personal opinion, not paid or sponsored. The result may vary in every person ^^


Review #24 Facial di Lexa Skin Clinic Jakarta

Monday, 20 February 2017

Hi girls, welcome back to my blog..
It’s been a bit long time since the last time I post review about face scrub. This post gonna be short I guess, because I just wanna inform you something(plus chit-chat). What’s that? Jadi couples days ago, aku ke Lexa Skin Clinic yang ada di Jakarta. Karena mau beli krim dokter Lewie yang udah abis, FYI selain di Gracia dan Lexa Semarang, sometimes dokter Lewie juga praktek di Lexa Jakarta ini, sayangnya Cuma sebulan sekali gitu kesininya kata mbaknya dan itupun sejak bulan Desember beliau belum kesini karena sakit (GWS, dok)

Aku sampe disana udah jam 4an, sedangkan klinik tutup jam 5! Kakak aku langsung periksa sama dokter Adi yang saat itu sedang praktek. If I’m not mistaken yang regularly praktek disitu adalah dokter Adi sama dokter Tika. Aku nanya ke mbaknya, bisa ngga pake member Gracia, dan bisa tapi sayangnya Gracia udah tutup jadi ngga bisa nanyain resep obat aku kesana, huhu. Akhirnya aku Cuma facial aja disitu karena takut salah resep.

Facialnya sedikit beda sama yang di Gracia. Pertama, it’s a bit more expensive :’) Harganya Rp160.000, tapi tenang kalau misal kamu konsul sama dokter, facial ini udah free karena included in consultation fee, which is sama yaitu Rp160.000. kedua, disini dimaskerin setelah acara pencet-pencet komedo. Jadi enak sih adem gitu dan pori-pori juga rasanya ngga melebar banget setelah abis dipencet.

Untuk krimnya kayaknya sama, tapi yang aku notice dari nota pembelian kakak aku adalah harga sabun cairnya Rp55.000, sedangkan kalau di Gracia Cuma Rp20.000 atau Rp25.000 gitu. Sedangkan untuk harga krim dan kapsul vitamin A seingetku sama. Oya kakak aku keluhannya jerawat dan bekas jerawat, pas pertama dateng spend about Rp800.000 untuk suntik jerawat&facial, produknya krim pagi II, krim sore I, krim malam, serum jerawat, sabun cair sama obat totol jerawat.

Yas, kira-kira Cuma itu yang mau aku share. Intinya bisa pake member Gracia juga di Lexa Semarang maupun Jakarta, Cuma harus nelfon dulu buat konfirmasi resepnya. Oya kalau mau kesana liat alamatnya di web Lexa yah (here), jangan di bagian google maps, soalnya nama jalannya udah ganti. Kemaren sempet nyasar dan jadi jalan kaki lumayan jauh buat sampe sana :’) Patokannya deket sama Cheese Cake Factory Barito.


So, thankyou so much for reading my post till the end. I hope it can help you. I’ll see you in the next post, byee..
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS