Pages

Review #28 Perfect Moisturizer with High SPF, Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50

Wednesday, 1 March 2017


Hi! Welcome back to my blog. Kali ini review new kind of product lagi which is moisturizer!
Very excited sih, soalnya selama ini ngga pernah sama sekali nyobain moisturizer yang banyak diomongin orang-orang since aku udah pake moistuizer dari dokter. Sekalinya nyoba pelembab yang berupa aloe vera gel aja langsung bruntusan, so sedikit trauma mau nyoba lagi -_-
Tapi karena satu dan lain hal, aku butuh sunblock yang mengandung spf cukup tinggi, banyak yang rekomenin moizturizer ini yang punya spf sampe 50 dan PA+++. Setelah aku beli, aku baru baca artikel yang jelasin kalau kadar spf yang lebih tinggi di sunblock itu ngga ngasih perlindungan yang terlalu jauh dibanding kadar SPF rata-rata yaitu 20-30. Selain itu, sunblock dengan SPF diatas 30 biasanya hanya dianjurkan untuk orang dengan kondisi kulit khusus yang super gampang kebakar gitu atau yang punya keturunan kanker atau penyakit kulit lain, which fortunately I'm not. Namun, pas dicoba dan dibaca lagi ingredientsnya, ternyata bahannya bagus dan punya banyak manfaat buat kulit. So, ngga jadi nyesel beli ini. 

Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PAAA+
Claims: Melembabkan kulit secara optimal. Improved Hyaluronic Acid&Collagen membantu melembutkan, melembabkan dan mempertahankan elastisitas kulit. Vitamin B5&E memberikan nutrisi kulit sehingga kulit tetap sehat&lembut. Lembut&tidak lengket dikulit. Cocok untuk semua jenis kulit dan dapat digunakan sebagai dasar makeup. (Source: tulisan di bagian belakang botolnya, lol)
Price: Rp47500 for 40ml
Where to buy: Hypermart where I bought it. Mungkin drugstore lainnya ada, tapi rada jarang liat sih. 

Packaging (9/10)
Packagingnya seperti botol pada umumnya karena emang ini isinya cair banget. Tapi bagian ujungnya dibikin mengerucut gini jadi bikin kita ngga bakalan kebanyakan saat ngeluarin produk, what make me give 9 out of 10 for it's packaging. Bentuknya juga ramping dan ngga makan banyak space. Bagian depan ada nama produknya dan bagian belakang ada keterangan isinya which I have wrote it in claims section, jumlah produk dan nama pabriknya yaitu Rohto, sama kaya tetes mata itu loh. Sedangkan dikardusnya semua dijelasin dengan lebih detail lagi, mulai dari ingredients, cara pakai, kandungan apa aja dan manfaatnya, etc. Ada tanggal kadaluarsa dan No.POM-nya juga, jadi insya Allah aman!







Texture (9/10)
I have to agree with their claim as well, yang ngga lengket dan cepet meresap since it's water based one. Pemakaiannya harus dikocok dulu dan beneran teksturnya seencer itu, kaya air, warna putih susu sebagaimana layaknya sunblock lain. Pas diaplikasiin juga enak dan ngga butuh nunggu lama buat jadi meresap dan ngga lengket sama sekali. 




Performance (9/10)
Pertama, it fits my skin as well. Kulitku super sensitive recently jadinya kalo nyobain pake produk baru selalu was-was karena sering jadi iritasi,, but this one not. Mungkin karena kandungannya yang bagus dan water based pula jadinya ringan banget ke muka dan sama sekali ngga bikin iritasi. 
Kedua, as we know kalau semakin tinggi tingkat SPF di sunblock biasanya bakalan bikin muka kaya kilang minyak alias oily banget, kalau di foto bakal super flashback yang annoying banget. Aku make produk merk lain yang berSPF 30 aja udah oily banget, padahal kulitku sekarang cenderung kering. Tapi this one is so amaziiiiing! Pas pertama pake ini udah siap muka bakalan kaya kilang minyak dan siap blotting papper super banyak, buuuuut ternyata even SPFnya 50 tapi dia sama sekali ngga bikin oily. Parah sih ini bagus banget. Pas diset pake pressed powder (for daily make-up, I never wear any complexion like foundie, bb cream, etc. Just skin care and set by the pressed or loose powder) bisa tetep matte dan saat aku keringetan tapi terus keringet aku kering dia tetep balik matte lagi ngga jadi oily. OMG I love this product so baaaaaaddddddd!!!
I dont know, it will improve my skin or not, I'll keep you guys updated. Tapi dua hal diatas udah mencuri hatiku banget sih so far, apalagi kalau ternyata it can improve my skin too, fixed bakalan repurchase!
Ketiga, ini bisa sekalian buat sunblock badan. Yang mau travelling, cukup bawa ini aja buat sunblock from top to toe. Ngga bakalan lengket kaya another sunblock badan lainnya pastinya.

Price (8.5/10)
It's affordable since it's less than Rp50.000. I know some local brand have cheaper sunblock, but it only offer less SPF content and not attached with some subtance that will improve your skin. Belum tau juga ini bakalan abis berapa lama, tapi pake sedikit juga udah terasa mengcover wajah banget.

I think that's all. I do apologize for excitement overload haha. I always feel happy to find out new skincare that fit my skin well. 
Please feel free to hit my comment box down below with your 'hi' or question. I will so happy to read and reply them.
Thankyou for reading my post till the end, I'll see you in my next post. Bye...

Review #27 Perfect Nude Lipcream. Wardah Lipcream Oh So Nude

Tuesday, 28 February 2017

Welcome back girls to my blog...
Lagi rajin dan niat buat ngeblog, so mau puas-puasin nulis since masih banyak produk yang pengen banget aku share tapi terhalang kemalasan haha!
Not a new product karena aku udah pernah review tentang brand dan jenis produk ini which is Wardah Exclusive Matte Lipcream. Kenapa aku bikin separated post padahal cuma beda shade doang? Karena shade ini termasuk rangkaian warna baru yang dilaunch beberapa lama setelah rangkaian yang pertama, yang membuat packagingnya sedikit berubah. Selain packaging aku juga merasakan improved formula di shade ini dibanding yang dulu (Wardah Exclusive Lipcream Shade Pink Me). Selain itu lagi, jeda antara aku beli yang pink me dengan yang ini lumayan lama jadi agak aneh kalau aku edit yang lama.
Jadi di post ini aku cuma bakal bahas perbedaannya aja, yang lainnya yang ngga aku review mean they have same things with the previous one, let's get begiiiin! ^^

* I wont write about product, claims, price, where to buy because it's exactly same with the previous one so you can kindly check my post about Pink Me shade which the link I have attach above *

Packaging (8/10)
Bedanya cuma sedikit sih, kardusnya dulu warna silver gitu sekarang sesuai dengan warna shade lipcreamnya. Sama kaya kardus yang intense matte lipstick. Karena ini warnanya brownie nude dengan sedikit hint pink, makanya warna kardusnya juga sama.


Performance (8.5/10)
Menurut aku formulanya jadi lebih baik karena even ini nude tapi opaque banget, kaya sekali dua kali oles udah langsung bisa cover bibir dan ngga patchy sama sekali kaya yang sebelumnya. Performancenya juga lebih lama, bener-bener awet seharian dan ngga terlalu fading walau makan yang berminyak-minyak. Kissproof juga. Sayangnya, untuk kekeringan di bibir kayaknya ini sama aja dengan sebelumnya. Masih masuk ke garis-garis bibir juga. Selain itu untuk warna ini aku merasa warnanya kaya oxidize gitu, tapi bukan jadi warna yang lebih gelap, tapi jadi warna yang terang. Pas awal make dan belum set warnanya coklat sedikit ada hint orange tapi pas udah kering dan set warnanya jadi lebih muda dan pucet.
Ini warna the best buat bikin ombre lips!




I think that's all. Akhirnya bisa ngepost ini haha. Short post with a long journey to fight my lazyness haha :((((
Thankyou girls for reading my blog, please just feel free to hit my comment box with your words. I will be so glad to read and reply them...

Review #26 Lipstik Coklat? Emina Creammate Chocolava


Welcome back to my lips product review post, girls! I always excited to review every kind of lip product, so how about you? Are you feel the same?
Sedikit telat kayaknya nulis tentang lipcream ini karena udah booming sejak berbulan-bulan lalu. Kenapa baru sekarang? Karena lagi jarang ke mall yang available Emina dan males beli online kalau buat produk lokal. Without futher due, let’s jump to the review.

Product: Emina Creamatte
Claims: Amazing and irresistible lipcream with intense matte finish that will make you clingi!
Shade : Flamingo, Tumbleweed, Chocolava, Jellybean, Frostbite, Mauvelous, Fuzzy Wuzzy
Price: Rp45.000
Where to buy: Emina Counter, Watson, Guardian, Sociolla, dll.
I bought mine in Watson Plaza Semanggi, shade ini termasuk salah satu yang langka dan jadi favorit banyak beauty vlogger karena warnanya unik (the reason why I bought this shade too). Disana masih banyak banget stock Chocolava, you can go there if wanna buy one. Sayangnya shade disana ngga lengkap, Cuma ada frostbite dan jelly bean selain chocolava.

Packaging (8/10)
Kardusnya sih cute banget paraaaaah! Di sisi kardusnya dikasi gambar sesuai dengan nama shadenya. Karena ini chocolava makanya gambarnya chocolate ice cream, chocolate bar dan konco-konconya. Begitu juga dengan flamingo, ada flamingo nangkring di sisi kardusnya, jelly bean dengan jelly-jelly di kardus and so on. Sayang sekali pas dibuka, botol lipcreamnya simple banget cenderung polos, huhu. Cuma ada tulisan Emina dan Creamatte di masing-masing sisinya. Kalau botolnya juga bermotif maybe I’ll give 10/10 loh, walau emang sih bakal too cute for adult, haha! Tapi siapa yang bakal nyimpen boxnya if all you need is the lipcream?
Packagingnya lebih pendek dan ramping dibanding sama lipcream pada umumnya. Enak banget dibawa travelling.



Applicator (8.5/10)
Apikatornya cenderung lurus dan Cuma ada sedikit pipih ujungnya. Tapi karena botolnya yang lebih kecil, maka aplikatornya jadi lebih pendek juga. Personally, aku lebih suka aplikator pendek karena lebih mudah ngontrol pemakaiannya.



Pigmentation and  Colour(9/10)
I don’t know for the whole shades, tapi kalo this chocolava is super opaque! Sekali swatch langsung cover warna bibir walau warnanya bisa dibilang nude. Konsistensinya creamy banget, cenderung liquid gitu, which is I like it so much karena ngga akan mudah ngegumpal.
Warna yang aku pilih ini unik banget, jarang banget brand lain yang punya lip product dengan warna ini. Warnanya coklat tua dengan sedikit greyish hint. Bukan daily color sih to be honest, tapi bakal bagus banget buat campuran. Atau bisa buat night look yang grunge atau glam.






Performance (7.5/10)
Ketahanan cukup awet, bisa sampai 4-5 jam kalau anteng ngga makan secara bar-bar. Sedikit kering, tapi ngga sampai nyengkerem bibir. Sayangnya produknya masuk ke garis bibir banget jadi bikin bibir keliatan super kering kerontang gitu. Personally, aku ngga suka dengan matte lip product yang finishnya kurang soft gitu, jadi bibirnya keliatan kurang enak dipandang aja huhu.
Price (9/10)
Untuk harga yang ngga sampe 50 ribu, cukup affordable, tentu saja karena ini local brand, yeay…

So I guess that is it. Thankyou so much for visiting my blog and read my post till the end. Just feel free to hit my comment box with whatever you want, guys, I’ll be so happy to read and reply it.

See you in my next post. Bye…

Review #25 Garnier Micellar Water. Bersihin make-up pake air doang?

Saturday, 25 February 2017



Hi, welcome back to my blog…
Kali ini mau review skincare lagi, selain my routine skincare yang dari dr. Lewie, which is Garnier Micellar Cleansing Water. Personally, it’s my very first time nyobain micellar water, setelah beberapa merk lain release tapi belum sreg buat beli, sampai akhirnya termakan rayuan mbak-mbak Garnier di Guardian waktu itu, haha. But I’m not regret it anyway, bahkan kalo abis pasti sih bakal repurchase lagi!

Product : Garnier Skin Naturals Micellar Cleansing Water
Claims : Membersihkan dan menghapus make up dalam 1 kali usap, teksturnya seperti air, diperkaya dengan micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata,bibir seperti magnet. Tidak perlu diusap keras untuk menghilangkan kotoran dan makeup. Formula yang tidak lengket, tidak berminyak dan tanpa parfum, cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif
Garnier ngeluarin 4 varian micellar water, tapi setau aku baru 2 yang masuk ke Indonesia, yang pink for all skin type dan biru for oily and acne skin.
Price : Rp36000 for 125ml
Where to buy : Guardian, Watson, Carrefour, Lazada, dll.

Packaging (8/10)
Packagingnya botol biasa, simple seperti botol make up pada umumnya. Transparan dengan tutup warna pink. Bagian depan ada nama productnya, sedikit claims dan jumlah productnya. Bagian belakang ada definisi products, claims lengkap, dan ingredientsnya.




Performance (8.5/10)
Cukup amazed sih sama product ini sebenernya, karena bisa ngangkat make-up even the waterproof one tapi tanpa ninggalin sticky sama sekali kaya kalo pake yang oil based. Walau menurutku harus beberapa kali usap, ngga sekali usap as their claims. Untuk foundie, bedak, alis, eyeshadow, eyeliner, maskara, powder blush, it works perfectly. Rasanya juga ringan banget, ngga ada lengket sama sekali. Praktis karena bisa for the whole face. Personally I never put oil based make-up remover to my whole face, karena pasti bakalan berminyak dan lengket banget. Yang paling menyenangkan adalah….. kulitku sama sekali ngga iritasi pake ini! Yeay… for you who have sensitive skin like mine, mungkin bakalan cocok juga. As their claims, it fits to every skin type, and yes it completely is!
Sayangnya untuk cream blush, ini harus digosok agak keras biar bisa ilang. Begitu juga dengan lipcream, harus agak digosok effortly biar beneran ilang.
Setelah make ini, kalau dibilas sih masih berasa ngebilas muka kalau abis pake krim gitu, jadi kaya ada sesuatu yang luruh barengan sama airnya dan sedikit berbusa gitu.

Sekarang, garnier micellar water ini andalan aku buat ngebersihin muka setiap abis bermake-up, bersama dengan Ovale Cleansing Gel, they both become deadly duo to clean up my skin.



So, this is the end of my review. I hope you like it and help you as well. Thanks for visiting my blog and read my post till the end.
I will be so happy if you feel free to hit my comment box down below with whatever you want!

Disclaimer : this whole article is my completely honest personal opinion, not paid or sponsored. The result may vary in every person ^^


Review #24 Facial di Lexa Skin Clinic Jakarta

Monday, 20 February 2017

Hi girls, welcome back to my blog..
It’s been a bit long time since the last time I post review about face scrub. This post gonna be short I guess, because I just wanna inform you something(plus chit-chat). What’s that? Jadi couples days ago, aku ke Lexa Skin Clinic yang ada di Jakarta. Karena mau beli krim dokter Lewie yang udah abis, FYI selain di Gracia dan Lexa Semarang, sometimes dokter Lewie juga praktek di Lexa Jakarta ini, sayangnya Cuma sebulan sekali gitu kesininya kata mbaknya dan itupun sejak bulan Desember beliau belum kesini karena sakit (GWS, dok…)

Aku sampe disana udah jam 4an, sedangkan klinik tutup jam 5! Kakak aku langsung periksa sama dokter Adi yang saat itu sedang praktek. If I’m not mistaken yang regularly praktek disitu adalah dokter Adi sama dokter Tika. Aku nanya ke mbaknya, bisa ngga pake member Gracia, dan bisa tapi sayangnya Gracia udah tutup jadi ngga bisa nanyain resep obat aku kesana, huhu. Akhirnya aku Cuma facial aja disitu karena takut salah resep.

Facialnya sedikit beda sama yang di Gracia. Pertama, it’s a bit more expensive :’) Harganya Rp160.000, tapi tenang kalau misal kamu konsul sama dokter, facial ini udah free karena included in consultation fee, which is sama yaitu Rp160.000. kedua, disini dimaskerin setelah acara pencet-pencet komedo. Jadi enak sih adem gitu dan pori-pori juga rasanya ngga melebar banget setelah abis dipencet.

Untuk krimnya kayaknya sama, tapi yang aku notice dari nota pembelian kakak aku adalah harga sabun cairnya Rp55.000, sedangkan kalau di Gracia Cuma Rp20.000 atau Rp25.000 gitu. Sedangkan untuk harga krim dan kapsul vitamin A seingetku sama. Oya kakak aku keluhannya jerawat dan bekas jerawat, pas pertama dateng spend about Rp800.000 untuk suntik jerawat&facial, produknya krim pagi II, krim sore I, krim malam, serum jerawat, sabun cair sama obat totol jerawat.

Yas, kira-kira Cuma itu yang mau aku share. Intinya bisa pake member Gracia juga di Lexa Semarang maupun Jakarta, Cuma harus nelfon dulu buat konfirmasi resepnya. Oya kalau mau kesana liat alamatnya di web Lexa yah (here), jangan di bagian google maps, soalnya nama jalannya udah ganti. Kemaren sempet nyasar dan jadi jalan kaki lumayan jauh buat sampe sana :’) Patokannya deket sama Cheese Cake Factory Barito.


So, thankyou so much for reading my post till the end. I hope it can help you. I’ll see you in the next post, byee..

Review #23 Gula jadi Scrub Wajah? Emina Sugar Rush Face Scrub

Monday, 23 January 2017



Hai girls, welcome back to my blog.
This time I’ll review one new kind of product, skincare product. To be honest, agak-agak takut buat nyoba skincare selain dari dokter aku yang biasanya. Tapi katanya ini gentle banget dan pas aku baca main ingredientsnya alami banget jadi berani nyobain. What’s that? Emina Sugar Rush Face Scrub! Ini face scrub kedua yang pernah aku coba sepanjang masa, the first one is Wardah and it didn’t fit with my skin dan malah bikin jerawatan gitu. Trauma gara-gara itu aku ngga pernah nyobain face scrub lagi, apalagi kulitku makin sensitif day by day, heuuuu.. So, lets get started aja yuuuk..
Emina Sugar Rush Face Scrub
Claims/definition: combination of small particle sugar and olive oil give a natural and mild exfoliation for fresh and clear skin. (source:www.eminacosmetics.com)
Price: Rp. 52500
Packaging (9/10)
I definitely love it’s packaging! Emina, as always, selalu bikin packaging yang fancy banget! Kardusnya bentuk hexagon gitu instead of balok biasa, warnanya putih dengan corak-corak motif segitiga warna grey dan orange. Tubenya juga bermotif sama, pokoknya lucu banget deh!




Texture and Scent (9/10)
OMG, I little bit obsessed with it’s fragrance! Baunya kaya bau kue, vanilla caramel gitu, karena emang ini gula beneran yang dijadiin scrub. Warnanya juga coklat dan kental kaya caramel. Pertama beli, sumpah ya kaya fetish banget, sering banget ngambil ini terus dicium-cium baunya, enak banget woy!
Teksturnya kaya butiran gula, literally. Tapi kaya gula juga, dia akan melebur lama-lama kalo digosok ke muka. Jadi lama-lama makin kecil dan ilang. Awalnya aku pikir sekasar itu dan langsung was-was soalnya kulit aku sensitive, tapi ternyata enak banget pas udah larut.


 
idk you can see this or not, this is the scrub blended in my hand
Performance (7.5/10)
Selesai make ini kulit langsung berasa alus, lembut, kenyel plump gitu deh pokoknya. Bintik-bintik yang timbul sama komedo-komedo juga sedikit lebih ngga nonjol, you know what I mean. Terus kalo ada kulit yang ngelupas terus discrub pake ini langsung rontok semua itu kelupasan dan jadi lebih alus. But to be honest, semua kealusan ini fana alias ga terlalu tahan lama. Sekitar semingguan udah balik lagi alias udah minta di exfoliate lagi, padahal kulit ngga boleh keseringan di exfoliate. Setau aku regenerasi kulit itu sekitar 28 hari atau sebulanan gitu, jadi kalau mau exfoliate activity gitu idealnya ya dengan siklus itu, CMIIW. But since it’s natural ingredients and direction to use it once or twice a week, aku berani make ini sekali seminggu. Sekalian nurutin craving sama bau wanginya, haha! Saranku kalau emang mau hasil kulit yang oke sebelum ber make-up, scrubbingnya sehari sebelumnya aja, biar hasilnya masih kinyis-kinyis!
But surprisingly, ini sama sekali ngga bikin kulit aku iritasi apapun! Kulit aku biasanya kalo kena non-usual skincare bakalan iritasi, entah jerawat, ngelupas, atau merah-merah. But this one isn’t, so I’m so happy!
Price (8/10)
Dengan harga Rp52.000 untuk 60 ml, kinda affordable. Aku sih makenya Cuma kaya 1-2 dot gitu di tiap bagian wajah, jadi bakalan awet banget ini sih.

Conclusion :
(+) bahan alami, bisa banget buat sensitive skin
(+) affordable price dan banyak banget yang jual, baik online maupun offline store
(+) best scent ever! I never like fragranced make-up or skincare, but I love this one so freaking muuuuuchh…
(-) hasilnya kurang tahan lama, but idk if you have less outside activities than me
I think it’s the end of my review, I hope it’ll help you. Thanks for reading my post till the end. Please hit my comment box below with whatever you want!

Byee…

Review #22 The Best Mascara Ever ! L'oreal False Lashes Superstar Mascara

Monday, 9 January 2017



Hi girls ! Welcome back to my blog..
I'm so freaking excited to review this product ! What's that? L'oreal False Lashes Superstar Mascara! Pertama kali tau product ini udah agak lama pas di review sama my number one favorite beauty guru, Suhay Salim (here's the link of her review video), dia bilang ini satu-satunya maskara yang bisa ngaruh di bulu mata doi yang super pendek gitu. Awalnya biasa aja sih ngga langsung tertarik, tapi karena maskara kesukaan aku setaun terakhir ini, Maybelline The Magnum Mascara mulai abis and I want to try another mascara. Jadi mulailah searching berbagai maskara yang bisa bikin bulu mata keliatan badai di kamera, since akhir-akhir ini nyadar kalo selfie, bulu mata ngga keliatan badai di kamera jadi tiba-tiba ngga puas gitu sama maskara yang biasanya. Kebetulan pas Harbolnas juga dimana L'oreal, Maybelline dan NYX ngadain big sale gitu di Lazada dan maskara ini salah satu yang di sale 50% sama mereka. Langsung klik order dan pas sampe I'm so freakin satisfied ! So, sorry for long intro and here's the review.

L'oreal False Lashes Superstar Mascara
Claims : Our first mascara to give you show-stopping lashes in 2 effortless steps. The innovative 2 steps system works to thicken an
d lenghten the look of lashes with Velcro fibers, for super sized, super long, superstar lashes.
Price: Rp179.000

Where to buy: Guardian, Watson, L'oreal counter or here like me!

Packaging (8/10)
Packagingnya warna hitam dan tulisan silver, agak lebih besar dibanding maskara merk lain, karena emang ada dua produk disini. Primer yang warna putih dan maskaranya yang warna hitam. Tabung isi cairan maskaranya besar dan isinya lumayan banyak. Ada petunjuknya juga yang mana yang step 1, mana yang step 2, yang bikin ngga akan ketuker. Little thing that really matter for me.




Applicator (7/10)
Brushnya aku suka banget karena kaya ada fibernya gitu yang bikin bulu mata lebih panjang dan tebel gitu. Tapi karena ini ada dua sisi gitu, jadi kalau pas lagi diaplikasiin satu sisi otomatis sisi satunya nempel di botolnya dan jadi megang botol maskara yang panjang dan besar (?) agak susah gitu karena biasanya kita megang maskara cuma tutupnya doang kan yang ga panjang dan besar. Selain itu brushnya kurang melengkung dibanding maskara pada umumnya, yang ini cenderung lurus gitu ngga ngikutin bentuk lashes.




Pigmentation, Effect (9/10)
Jadi ini ada dua step, yang pertama semacam primer gitu warna putih yang diaplikasiin duluan yang bikin lentik, panjang 
dan tebel gitu. Lalu ditimpa pake warna item yang tugasnya ngasi warna hitam pekat supaya terkesan makin tebel. Dan efeknyaa, luar biasaaaa !! Menebalkan, melentikkan dan manjangin bulu mata sekaligus. Tanpa di curl duluan juga udah bikin bulu mata jadi badai dan keliatan di kamera. FYI, bulu mata aku lumayan lentik tapi jarang gitu jadi ngga bakalan keliatan kalau ngga dipakein maskara. Selain itu maskara ini bikin efek bulu mata yang misah-misah gitu jadi kesannya lebih lentik. Karena ini ngga waterproof jadi rasanya lightweight banget dan ngga bikin kesan kaku sama sekali selama make maskaranya.

Performance (9/10)
Ini awet seharian gitu, ngga bikin bulu mata turun juga. Menurutku sih karena pake primer ini ya, like complexion kalau pake primer juga lebih awet kan. Even it's not the waterproof one, tapi ngga beleber gitu. Bersihinnya juga gampang banget dan ngga bikin bulu mata terkesan kaku gitu. I loveeee this product!

Price (8/10)
Compared to another drugstore product such as Maybelline or Silky Girl or local brand such as Wardah, it's a bit expensive. Tapi kalau dibandingin sama kualitasnya, it's worth every peny!

Oya cara makenya langsung aja, primer langsung tiban yang step 2-nya tanpa nunggu kering, dan lakukan langsung per mata. Jangan dua mata di primer baru kemudian step 2-nya, karena bakalan kurang bisa nahan curl lashesnya.

Conclusion :
(+) Menebalkan, melentikkan, memanjangkan bulu mata sekaligus.
(+) Awet, walau ngga waterproof
(+) Ngga beleber, walau ngga waterproof
(-) Packaging agak gede dan kurang simple
(-) Take time, karena harus dua kali apply
(-) Agak pricey for drugstore product, but worth every peny! (so it's + or - ? Lol)

Perbandingan with and without mascara :
Left: With, Right: Without

both with L'oreal False Lashes Superstar Mascara


I thinks that's it, I hope you guys like it and it help you as a reference when you'll buy mascara. Believe me it totally worth it! 
Thanks for reading till the end. Bye...


 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS